Fhoto : Ahmad Khuseini Ketua DPD GANMN Kota Metro saat memberi pemaparan Materi Bahaya Narkoba dan Miras di SMA Islam Al Abror, Rabu (20/8). (Ist)
RNews-Metro | Keseriusan Pengurus DPD Generasi Anti Narkotika dan Miras Nasional (Ganmn) Kota Metro dalam memerangi Peredaran Narkoba dan Miras nampak pada penyuluhan yang di lakukan secara berkala pada hari Rabu, (20/8).
Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan di SMA Islam Al Abror Kecamatan Metro Pusat dan dilanjutkan ke SMP YPI 2 Metro Utara.
Sikap antusias peserta didik dalam mengikuti materi yang diberikan terasa sangat baik, nampak pada perhatian peserta didik dalam menerima arahan serta diskusi hangat yang sangat aktif.
Dalam wawancaranya Ketua DPD GANMN Ahmad Khuseini menyampaikan Kegiatan penyuluhan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh DPD GANMN Kota Metro guna memerangi peredaran Narkoba dan Miras terutama dikalangan para pelajar di Kota Metro.
“Alhamdulillah pada hari ini kami beserta pengurus dan anggota DPD GANMN Kota Metro dapat membersamai para pelajar dalam memaparkan dampak pemakaian Narkoba dan Minuman keras (Miras) ” ujar Khuseini.

“Narkotika adalah zat atau obat, baik alami maupun sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan” terang Khuseini.
Secara etimologis narkotika berasal dari bahasa Yunani narkotikos yang berarti membius atau membuat tertidur.
Ditegaskan oleh Khuseini yang juga merupakan Wakil 1 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro bahwa konteks hukum, narkotika seringkali diatur secara ketat karena potensi penyalahgunaannya yang dapat membahayakan kesehatan individu dan masyarakat.
“Undang-undang di berbagai negara membagi narkotika menjadi beberapa golongan, dengan tingkat risiko dan aturan penggunaan yang berbeda beda” jelasnya.
Dampak Konsumsi Minuman Keras untuk Efek Jangka Pendek menyebabkan mabuk, penurunan kesadaran, gangguan koordinasi, gangguan pengambilan keputusan.
Untuk Efek Jangka Panjang dapat berakibat pada Kerusakan hati, gangguan jantung, gangguan sistem saraf, kanker, kecanduan alkohol.
Ditegaskan oleh Khuseini selain itu narkoba juga memiliki Dampak Sosial seperti Kecelakaan lalu lintas, kekerasan, masalah keluarga, masalah keuangan.
“Sebuah riset menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi” terang Khuseini.
Ketua GANMN Kota Metro juga memaparkan bahwa WHO menyebutkan bahwa setidaknya ada 3 juta orang meninggal setiap tahunnya karena minuman beralkohol, baik akibat efek alkohol secara langsung maupun penyakit yang ditimbulkannya.
“Selain meningkatkan risiko kematian, kecanduan alkohol juga dapat merusak organ hati atau liver. Organ ini berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan, menetralkan racun dalam darah, mengatur kadar gula dan kadar kolesterol dalam darah, membantu proses pembekuan darah, serta menghasilkan hormon” jelas Khuseini dengan raut serius.
Orang yang kecanduan alkohol sangat berisiko mengalami gangguan fungsi hati karena penyakit hati, bukan hanya itu, bahaya minuman beralkohol juga akan meningkatkan risiko terjadinya eosinofil rendah maupun berbagai masalah kesehatan lain.
Dalam wawancaranya Eman salah satu peserta didik menyampaikan apresiasi yang sangat besar atas pemaparan materi yang telah diberikan.
“Kami ucapakan terimakasih atas materi dan arahan yang telah di berikan oleh pengurus GANMN Kota Metro, sangat bermanfaat bagi kami dalam memahami bahaya pemakaian narkoba dan miras” ujarnya
“Semoga kegiatan ini dapat terus berlangsung sehingga dapat menjadi fungsi kontrol bagi kami para pelajar dan memastikan masa depan bebas dari narkoba dan miras” harapnya. (Dedi)
