Anggota DPRD Provinsi Lampung Tondi Muammar Gaddafi Nasution, ST saat melakukan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Sabtu (13/6/2026). Fhoto : Dedi Ragam
RNews-Metro | Anggota DPRD Provinsi Lampung Tondi Muammar Gaddafi Nasution, ST melakukan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang berlangsung di rumah warga Sumbersari Bantul Metro pada hari Sabtu, (13/6/2026).
Tondi Muammar Gaddafi Nasution merupakan anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan 3 yaitu Kota Metro, Pringsewu dan Pesawaran.
Mengawali sambutannya Tondi menyampaikan bahwa Tondi adalah warga asli Metro, Lahir di Metro dan akan terus membangun Metro ucap Mantan Ketua DPRD Kota Metro masa jabatan 2019-2024.
Dalam sambutannya bang Tondi Sapaan akrab Warga Metro menyampaikan, Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan adalah program edukasi strategis DPRD Provinsi Lampung untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan nasionalisme, mencegah intoleransi, serta membekali generasi penerus dengan kompas moral yang kuat dalam berbangsa di kehidupan sehari-hari” ungkap Tondi.

Dijelaskan Tondi, Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa dan ideologi pemersatu di tengah keberagaman suku, agama dan ras.
Ditambahkannya bahwa, Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah.
“Konstitusi merupakan pemahaman terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Bhinneka Tunggal Ika sendiri adalah menghargai perbedaan dan merawat toleransi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia” jelasnya.
Pancasila sebagai dasar negara mempunyai peranan penting dalam segala aspek kehidupan. Kemudian, hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang di dalamnya memuat tujuan pembangunan berbangsa dan bernegara.
Konsensus dasar tersebut, kemudian menjadi empat konsensus dasar seutuhnya dan berlaku untuk seluruh Warga Negara Indonesia dalam cakupan NKRI.

Wawasan kebangsaan dapat dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, komunitas, hingga skala yang lebih besar seperti negara. Empat konsensus dasar merupakan aspek penting yang harus ditanamkan mulai dari diri sendiri. Nilai-nilai dalam empat konsensus dasar mencakup Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan semboyan Bhineka Tunggal Ika.
Dalam semboyan tersebut menekankan pada aspek persatuan dalam setiap perbedaan yang ada. “Setiap agama, aliran, dan pemikiran tertentu selalu memiliki makna dan tujuan yang sama, sebabnya persatuan merupakan hal yang mutlak dalam keberagaman yang ada
Wawasan kebangsaan menentukan cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis negara, sejarah, sosio-budaya, ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional.
Wawasan kebangsaan menentukan bangsa menempatkan diri dalam tata berhubungan dengan sesama bangsa dan dalam pergaulan dengan bangsa lain di dunia internasional.
Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro Dr. Kusbani, S.Pd., M.Pd., Lurah Sumbersari Bantul dan para peserta sosialisasi.
Dari pantauan media ini nampak sebagai pemateri Wahid Asngari, S.Pd.I., M.Pd.I, Anggota DPRD Kota Metro dan Aziz Mabrur Sekretariat DPRD Kota Metro.
Nampak warga Sumbersari antusias mendengarkan arahan dan sosialisasi kali ini, bukan hanya sekedar kegiatan biasa tetap menjadi sumber pengetahuan yang sangat bermanfaat. (Dedi)
