RNews-Metro| Walikota Metro H. Bambang Iman Santoso bacakan sambutan atas Persetujuan Bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro Tahun 2025-2029 yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kota Metro (6/8).
Bambang menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Metro, saya menyampaikan terima kasih yang tulus dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan yang terhormat.
“Energi, pemikiran, dan komitmen yang telah dicurahkan dalam proses pembahasan Raperda ini adalah bukti nyata kemitraan yang solid antara eksekutif dan legislatif” ujar Bambang
Walikota juga menyampaikan bahwa hari ini, kita mempersembahkan sebuah karya kolaboratif untuk kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Metro.

Ditegaskan oleh Bambang dokumen RPJMD ini lahir dari sebuah proses yang panjang, partisipatif, dan demokratis. Perjalanan ini dimulai dari penyusunan naskah Rancangan Teknokratik RPJMD tahun 2024 lalu, dilanjutkan dengan penyerapan aspirasi masyarakat melalui Forum Konsultasi Publik, Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang Penyusunan RPJMD pada awal tahun 2025 ini, untuk memastikan perencanaan kita berpijak pada kebutuhan nyata masyaraat dan daerah.
“Untuk menjamin keselarasan dan keterpaduan dengan kebijakan Pembangunan nasional dan Provinsi Lampung, telah pula dilaksanakan pembahasan dengan pemerintah Provinsi Lampung, bersama kementerian dan Lembaga Vertikal dalam rentang waktu dan frekuensi yang cukup intensif selama beberapa bulan ini” tegasnya.

Disampaikan pula oleh Bambang kami telah menyampaikan Raperda RPJMD ini pada tanggal 20 Juni 2025 lalu. Dinamika pembahasan melalui Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Jawaban Wali Kota, hingga pengkajian mendalam oleh Panitia Khusus (Pansus) RPJMD, telah mempertajam dan memperkaya substansi dokumen ini.
“Untuk itu, pada kesempatan ini secara khusus kami haturkan terima kasih kepada Ketua dan Anggota Pansus yang telah bekerja dengan cermat dan penuh kesungguhan, bahkan seringkali hingga larut malam, demi memastikan keselarasan dokumen perencanaan ini dengan ruang lingkup kewenangan dan tugas fungsi masing-masing Perangkat Daerah. Proses dialektika yang konstruktif inilah yang melahirkan dokumen RPJMD 2025-2029 ini sebagai kesepakaatan bersama dengan legitimasi yang kuat, hasil kerja dan penciptaan bersama antara pemerintah dan wakil rakyat” tegasnya kembali.
Sebagai penutup Walikota Mengingatkan bahwa RPJMD ini adalah kompas dan peta jalan kita untuk mengarungi samudera pembangunan lima tahun ke depan. Dengan memohon ridha Allah SWT, dan dengan semangat optimisme yang tinggi kita canangkan Visi Pembangunan Kota Metro Tahun 2025-2029 : “KOTA CERDAS BERBASIS JASA DAN BUDAYA YANG RELIGIUS”
“Untuk mencapai visi tersebut, kita telah merumuskan LIMA Misi Pembangunan yang ditopang oleh Tiga Pilar Utama Pembangunan, yaitu: Pilar pembangunan manusia unggul dan berkarakter
Aset terbesar kita adalah manusia. Pilar ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, pengembangan budaya berbasis literasi, serta penguatan nilai-nilai keagamaan.
Program unggulan kita antara lain Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi dan peningkatan insentif bagi Ketua RT, RW, LPM, dan Tenaga Keagamaan.
Pilar infrastruktur modern dan lingkungan berkelanjutan. Kita akan mewujudkan wajah kota yang modern, nyaman, dan ramah lingkungan. Prioritas utama adalah program “Jalan Mulus, Bebas Banjir, dan Terang Benderang” Selain itu, kita akan mengakselerasi pengembangan Smart City, menata ruang kota secara berkelanjutan, dan melakukan inovasi pelayanan publik melalui MPP Digital.
Pilar tata kelola pemerintahan dan ekonomi inklusif. Bertujuan untuk mewujudkan pemerintahan yang melayani dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kita akan terus mendorong reformasi birokrasi, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, ekonomi kreatif, dan inovasi urban farming untuk mendorong penciptaaan lapangan kerja yang lebih luas.
RPJMD Kota Metro ini tidak berdiri sendiri. Ia dirancang sebagai mata rantai yang terhubung secara sinergis dengan arsitektur pembangunan yang lebih besar.
Dokumen ini telah kita selaraskan sepenuhnya dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang tertuang dalam RPJMN 2025-2029 dan semangat Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Di tingkat regional, RPJMD ini juga sejalan dan mendukung visi “Bersama Lampung Maju, Menuju Indonesia Emas 2045” yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Lampung.
Program-program prioritas kita, seperti penguatan UMKM dan inovasi urban farming, telah dikonvergensikan untuk mendukung Tiga Misi (TIGA CITA) dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan oleh Bapak Gubernur. Dengan demikian, setiap langkah pembangunan di Kota Metro tidak hanya menjawab kebutuhan lokal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian target-target pembangunan Provinsi Lampung dan mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
Persetujuan Bersama terhadap Raperda RPJMD pada hari ini adalah sebuah gerbang. Ini adalah garis start, bukan garis finis. Di hadapan kita kini terbentang amanah yang jauh lebih besar : memastikan setiap huruf, kalimat, dan angka dalam dokumen RPJMD ini menjelma menjadi kesejahteraan yang nyata bagi seluruh masyarakat.
Dokumen ini akan tetap menjadi kertas tanpa makna jika tidak kita kawal dan laksanakan bersama-sama dengan penuh disiplin, integritas, dan rasa tanggung jawab.
Oleh karena itu, dari mimbar yang terhormat ini, saya mengajak seluruh jajaran eksekutif untuk bekerja lebih keras, cerdas, dan ikhlas. Kepada rekan-rekan DPRD, kami memohon dukungan yang berkelanjutan dalam fungsi pengawasan dan penganggaran, agar setiap rupiah anggaran yang kita alokasikan benar-benar efektif dan tepat sasaran.
“Pada akhirnya, RPJMD ini adalah ikhtiar dan kontrak sosial kita bersama. Sebuah janji untuk bekerja tanpa lelah demi mewujudkan Kota Metro yang lebih maju, sejahtera, berbudaya, dan religius” tutup Bambang. (ADV)
